Katering dan Penanaman Nilai Kebersamaan

 

Mulai hari Senin (27/08) katering bagi siswa-siswi MIM Karanganyar telah dilaksanakan. Banyak nilai yang bisa ditanamkan dari pelaksanaan katering ini. Pertama, nilai kebersamaan. Sebagian besar anak-anak, jarang sekali di rumah mereka mempunyai kesempatan makan bersama dengan orang tua atau saudara-saudara mereka, dengan katering ini mereka mempunyai kesempatan merasakan bagaimana melaksanakan kegiatan makan bersama-sama. Satu siswa makan dengan lauk tempe, siswa yang lain tentunya juga makan dengan lauk tempe. Satu siswa makan dengan sayur soup, siswa yang lain tentunya juga makan dengan sayur soup. Nilai yang kedua adalah disiplin. Budaya antri dalam mengambil nasi, lauk dan sayur merupakan salah satu pelaksanaan budaya disiplin.

Penanaman nilai dalam adab makan minum juga menjadi tujuan utama pelaksanaan program katering ini. Makan dan minum di dahului dengan doa, memakai tangan kanan dan sambil duduk adalah nilai-nilai Islami yang diharapkan dapat dilaksanakan dalam adab keseharian peserta didik. Selanjutnya adab dalam menghargai makanan. Dalam pelaksanaannya di kelas, para siswa tidak diperbolehkan meninggalkan sisa makanan bahkan sebutir nasi-pun. Karena kita semua tahu bahwa sebutir nasi itu bisa terhidang di meja karena banyak sekali yang terlibat, maka dari itu sangat disesalkan apabila sebutir nasi itu disia-siakan.

Pada beberapa kesempatan (tidak tiap hari) peserta didik diminta untuk mencuci piring mereka. Hal ini merupakan bagian dari pembelajaran tanggung jawab. Tanggung jawab akan kebersihan piring, tanggung jawab akan kerapian dalam menata kembali piring-piring tersebut ke dalam tempatnya semula. Selanjutnya, sejak adanya katering ini mulai tahun ajaran ini MIM Karanganyar tidak membuka kantin. Dengan hal ini diharapkan siswa dapat menahan diri mereka untuk tidak jajan karena memang tidak ada yang dibeli di kantin.

Selebihnya kesehatan akan asupan makanan bagi peserta didik adalah fokus yang paling utama. Kita semua tahu bahwa banyak sekali makanan yang beredar di lingkungan sekitar peserta didik yang tidak sehat. Katering MIM Karanganyar adalah solusi akan kekawatiran orang tua akan bahaya makanan tidak sehat tersebut karena katering MIM Karanganyar disupervisi oleh ahli gizi. (Tulisan ini bersumber dari sini)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

CATATAN MR.SUPRI

Guru di MI Muhammadiyah Karanganyar Jawa Tengah

%d blogger menyukai ini: