Monthly Archives: Oktober, 2018

Saatnya Imunisasi

Pada dasarnya, imunisasi adalah kegiatan pencegahan. Imunisasi dilakukan agar seseorang terhindar dari penyakit infeksi atau meringankan gejala penyakit tersebut. Metode ini merupakan metode pencegahan yang paling efektif dan murah dalam mengatasi penyakit. Imunisasi wajib diberikan pada anak balita mengingat sistem kekebalan tubuh balita sangat rentan. Lalu bagaimana dengan anak yang sudah melewati usia tersebut? Seiring bertambah usia, sistem kekebalan tubuh anak juga meningkat. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan mereka terserang penyakit infeksi lain di usianya yang kian bertambah itu. Oleh karena itu setelah melakukan imunisasi wajib di usia balita, anak harus mendapatkan imunisasi lanjutan ketika memasuki usia sekolah. Selain menjaga dari serangan infeksi virus, imunisasi anak juga dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif serta menjaga status gizinya agar tetap baik.

Di Indonesia sendiri, telah ada jadwal imunisasi lanjutan yang diperuntukkan bagi anak usia sekolah yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Sedangkan jenis Imunisasi anak usia sekolah yang dicanangkan d Indonesia adalah diphtheria tetanus (DT), campak, dan tetanus diphteria (Td). (Sumber: hellosehat.com)

 

53.297.300 untuk Palu

Bencana gempa bumi dan tsunami menimpa saudara-saudara kita di Palu dan Donggala. Untuk meringankan beban segaian saudara kita akibat bencana, keluarga besar MI Muhammadiyah Karanganyar mengadakan penggalanan donasi. Sebanyak Rp.53.297.300,- berhasil digalang untuk saudara-saudara di Sulawesi.

MIM Juara di Berbagai Kompetisi

Juara Insan Cendikia Competition dan Juara Duta Lingkungan Hidup 2018

Juara Renang O2SN Provinsi dan Juara Panahan Olimpicad Provinsi tahun 2018.

 

Juara Kompetisi Sains Madrasah tingkat Provinsi dan Nasional tahun 2018

Juara Melukis dan Baca Puisi tingkat Provinsi dan MTQ Pelajar tingkat Kabupaten Tahun 2018

 

Hasil PTS Diserahkan

Hasil dari Penilaian Tengah Semester (PTS) Gasal telah diserahkan kepada orang tua/wali siswa melalui pertemuan paguyuban orang tua/wali siswa. Pertemuan paguyuban dilaksanakan di sekolah maupun di luar sekolah. Dalam pertemuan paguyuban orang tua/wali siswa tersebut, selain disampaikan hasil PTS dilaksanakan pula kajian, parenting dan juga konsultasi pendidikan bersama wali kelas masing-masing. Berikut adalah sebagian dari dokumentasi pertemuan paguyuban orang tua/wali siswa MI Muhammadiyah Karanganyar.

MIM Simulasi Bencana Gempa

Bismillah, MI Muhammadiyah Karanganyar bekerjasama dengan Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar menyelenggarakan simulasi evakuasi bencana gempa bumi. Dalam kegiatan ini, peserta didik belajar tentang bagaimana menyelamatkan diri di dalam kelas dan juga evakuasi menuju titik kumpul ketika terjadi gempa bumi. Di akhir acara diselenggarakan doa bersama agar Alloh SWT menjauhkan kita semua dari bencana. Aamiin ….

Lazismu MIM Galang Dana

Kantor Layanan Lazismu MI Muhammadiyah Karanganyar yang sudah sukses menyalurkan sedekah beras dari siswa setiap bulannya, kali ini menggalang dana untuk korban bencana gempa di Palu, Sigi dan Donggala. Adapun dana yang terkumpul sampai berita ini ditulis adalah 53.297.300. Selanjutnya dana tersebut akan disalurkan melalui Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar.

Program Mabit Targetkan 6 Juz

Program mabit siswa-siswi MI Muhammadiyah Karanganyar yang dilaksanakan setiap malam minggu menginap di sekolah menargetkan siswa-siswi peserta mabit dapat menyelesaikan hafalan 6 juz. Kegiatan yang diikuti seratusan peserta ini dibawah koordinasi wakil kepala al-Islam dan kemuhammadiyahan. Bismillah, semoga istiqomah.

MIM Terima Tamu dari Wonosobo dan Boyolali

Kerjasama Puskesmas, MIM Cek Kesehatan Peserta Didik

MIM Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Bertempat di halaman belakang MI Muhammadiyah Karanganyar, sebanyak 1468 peserta didik mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 pada Senin (01/10) mengikuti upacara bendera memperingati hari kesaktian Pancasila. Bertindak selaku pembina upacara yaitu Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya, pembina upacara mengajak peserta didik untuk mengisi kemerdekaan negara Indonesia untuk giat belajar agar di masa yang akan datang dapat membawa bangsa Indonesia mencapai kejayaannya.

CATATAN MR.SUPRI

Guru di MI Muhammadiyah Karanganyar Jawa Tengah