MIM Borong 1 Gold, 1 Silver dan 1 Bronze Medal

Semarang (28/10). Kontingen MI Muhammadiyah Karanganyar dibawah pimpinan Ibu Marjiyanti,S.Ag,M.PdI yang berlaga dalam ajang kompetisi bergengsi bertajuk Olympicad Nasional ke-VI di Universitas Muhammadiyah Semarang berhasil membawa pulang tiga tropi kejuaraan. Ananda Muhammad Rizqi Maulana Abbas dan Ananda Keisha Diandra Angelica masing-masing berhasil meraih medali emas dan medali perunggu untuk cabang lomba English News Reading dan Ardiatma Galuh Athailla Wijaya berhasil meraih medali perak untuk cabang olimpiade matematika.

Di bawah asuhan Ibu Eny Wahyu Astutik Anis Mufidah,S.PdI dan Ibu Siti Nurjanah,S.Pd, kontingen MI Muhammadiyah Karanganyar berhasil menyisihkan siswa-siswi terbaik dari sekolah/madrasah Muhammadiyah dari seluruh Indonesia. Dengan prestasi yang membanggakan ini, semakin mengokohkan MI Muhammadiyah Karanganyar sebagai sekolahnya para juara.

Di tengah-tengah kesibukan melayani pendafataran peserta didik baru, para guru MI Muhammadiyah Karanganyar terus memberikan pendampingan yang terbaik sehingga para peserta didik MI Muhammadiyah Karanganyar dapat meraih prestasi yang gemilang.

Terkait  hal ini, perlu kami sampaikan bahwa saat ini MI Muhammadiyah Karanganyar sudah melaksanakan Pendaftaran Peserta Didik Baru. Untuk itu, dengan ini kami sampaikan kepada seluruh keluarga besar Muhammadiyah Karanganyar untuk dapat segera mendaftarkan putra/putrinya di madrasah terbaik di Kabupaten Karanganyar ini. Jangan sampai ketinggalan.

MIM Kontingen Terbaik PMR Mula

Karanganyar (19/10). Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Karanganyar tampil sebagai kontingen terbaik untuk kategori tingkat PMR Mula dalam ajang Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR ke-12 yang dihelat Palang Merah Indonesia (PMI) Karanganyar di Lapangan Tuban Gondangrejo Karanganyar, 17-19 Oktober 2019.

Dalam kegiatan Jumbara ke-12 tahun yang diikuti kurang lebih 3.000 pelajar dari 75 utusan PMR Mula, Madya dan Wira se Kabupaten Karanganyar ini, selain sebagai kontingen terbaik, MIM Karanganyar juga menyabet Juara Terbaik 1 dalam cabang lomba Kewirausahaan Sosial.

Siswa-siswi MIM Karanganyar yang berhasil menjadi kontingen terbaik dalam ajang yang bertema “Pengabdian Sejak Dini Untuk Generasi Berkemanusiaan” ini adalah siswa-siswi yang tergabung dalam ekstrakurikuler Dokter Kecil MI Muhammadiyah Karanganyar.

Perpustakaan MIM Karanganyar, Semakin Diminati

Bel tanda waktu istirahat berbunyi, siswa-siswi MI Muhammadiyah Karanganyar berlarian keluar kelas. Ada yang menikmati snack yang telah disiapkan tim katering di depan kelas masing-masing, ada yang menenteng mukena dan mengambil air wudhu untuk menunaikan sholat dhuha, ada pula yang berjalan menuju perpustakaan. Setelah direvitalisasi beberapa bulan yang lalu, kini (seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan), perpustakaan MI Muhammadiyah Karanganyar semakin diminati. Semakin hari, jumlah pengunjung perpustakaan semakin meningkat. Selain membaca buku koleksi, siswa yang menghabiskan waktu istirahatnya di perpustakaan bisa menikmati tayangan video pembelajaran yang merupakan salah satu fasilitas yang ada di perpustakaan. Mereka nampak antusias dan harapannya hal ini merupakan langkah awal untuk memupuk minat baca peserta didik.

Program Mabit MIM Targetkan 6 Juz

Program mabit siswa-siswi MI Muhammadiyah Karanganyar yang dilaksanakan setiap malam minggu menginap di sekolah menargetkan siswa-siswi peserta mabit dapat menyelesaikan hafalan 6 juz. Kegiatan yang diikuti seratusan peserta ini dibawah koordinasi wakil kepala al-Islam dan kemuhammadiyahan. Bismillah, semoga istiqomah.

Mau Ngantri, itu Luar Biasa

Berbagai pembiasaan yang baik harus terus kita laksanakan di sekolah dalam rangka mengantarkan peserta didik kita menjadi manusia-manusia yang berguna di masa depannya. Salah satu pembiasaan yang baik tersebut adalah budaya antri. Di sekolah-sekolah luar negeri yang mengedepankan penanaman sikap, pembiasaan antri menjadi muatan wajib yang harus ditanamkan kepada peserta didik.

Sudah saatnya kembali kita kampanyekan, sekolah-sekolah Muhammadiyah bukan hanya menfokuskan pada aspek pendidikan kognitif bagi peserta didiknya tetapi juga pembiasaan nilai-nilai afektif yang tentunya ini akan bermanfaat lebih bagi masa depan peserta didik. Memang harus ada banyak ektra usaha konsisten agar pembiasaan ini bisa mendapatkan hasil. Kita mulai dari yang bisa kita laksanakan, insyaAlloh meskipun belum bisa seperti Jepang atau Finlandia kedepan pasti apa yang kita usahakan tidak akan ada sia-sianya.

 

Siswa MIM Karanganyar Raih 3 Medali di Kompetisi Matematika Internasional

Karanganyar (02/09). Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Karanganyar kembali mengirimkan delegasi dalam ajang kompetisi matematika tingkat internasional. Hongkong International Mathematic Olympiad (HKIMO) 2019, sebuah ajang bergengsi bagi siswa-siswa yang mempunyai kemampuan lebih dibidang matematika. Ada tiga delegasi siswa terbaik di bidang matematika dikelasnya yang berkesempatan untuk menorehkan namanya dalam kancah olimpiade matematika tingkat internasional di Hongkong kali ini.

Continue reading →

Serius Tuntaskan Iqro, MIM Rangkul Pihak Ketiga

Di tahun ajaran baru nanti MI Muhammadiyah Karanganyar akan melaksanakan program hafalan 6 juz untuk kelas tahfidz dan 2 juz untuk kelas reguler. Untuk mensukseskan program tersebut, sejak beberapa bulan terkahir ini MI Muhammadiyah Karanganyar bekerjasama dengan pihak luar madrasah untuk menuntaskan program Iqro di kelas 1. Setiap harinya ada sebanyak 14 ustadz/ustadzah mendampingi siswa/siswi kelas 1 menuntaskan program membaca Al-Quran mulai pukul 07.30-09.30. Harapannya di akhir tahun ajaran ini, semua siswa kelas 1 bisa membaca Al-Quran dan akhirnya program tahfidz 5 juz yang dicanangkan dapat tercapai. Mohon doa restunya.

Sambut Siswa Baru, MIM Gelar Awalusanah

Akhirusanah Membahana

Siswa MIM Galang Donasi Palestina

Karanganyar (18/05), untuk memupuk rasa simpati terhadap umat Islam di Palestina,  siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Karanganyar menghimpun donasi kemanusiaan. Aksi penggalanan dana yang dilaksanakan sejak Rabu (15/05) sampai dengan Sabtu (18/05) ini terkumpul sebesar Rp.30.307.600,-

Rencananya hasil penggalanan dana tersebut disampaikan melalui Kantor Layanan Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar. Harapannya dengan hasil penggalanan dana ini dapat meringankan sedikit beban saudara-saudara di Palestina.

CATATAN MR.SUPRI

Guru di MI Muhammadiyah Karanganyar Jawa Tengah